Update Merah Putih, Guna memastikan ketersediaan dan stabilitas bahan pokok jelang Idul Fitri 1447 H, Senin 16/3 Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, bersama rombongan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi

Dalam sidak tersebut, Wawako beserta rombongan menyasar Pasar Tanjung Bajure dan sejumlah minimarket serta gudang Perum Bulog dalam wilayah Kota Sungai Penuh.

Wawako Azhar Hamzah memantau langsung kondisi stok serta harga sejumlah komoditas penting seperti harga beras masih relatif stabil di kisaran Rp15.500 per kilogram. Sementara itu, harga cabai berada di sekitaran Rp45.000 per kilogram.

Untuk daging sapi terjadi kenaikan dari Rp140.000,- menjadi Rp150.000 per kilogram yang dipengaruhi oleh naiknya harga sapi yang dikirim dari wilayah Lampung serta dipengaruhi juga faktor meningkatnya biaya pengiriman.

Sementara itu, komoditas lainnya seperti ayam potong berada di kisaran Rp45.000 per kilogram, gula Rp19.000 per kilogram, minyak goreng Rp20.000 per liter, tepung Rp9.000 per kilogram, dan bawang merah mengalami penurunan harga menjadi sekitar Rp15.000 per kilogram, termasuk stok daging beku di Perum Bulog tersedia, meskipun peminatnya tidak terlalu banyak dan lebih banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha.

Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan bahwa kegiatan sidak ini bertujuan untuk memastikan stok pangan tetap aman serta mencegah terjadinya penimbunan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Dari hasil pemantauan, stok pangan relatif cukup dan harga masih stabil. Kita ingin memastikan masyarakat tidak perlu khawatir menjelang Hari Raya Idul Fitri. Untuk stok beras sendiri bahkan tersedia lebih dari 1.000 ton yang diperkirakan cukup untuk tiga bulan ke depan,” ujar Wawako Azhar Hamzah.

Wawako Azhar Hamzah menambahkan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh terus melakukan berbagai langkah pengendalian harga, salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah yang digelar oleh Dinas Pertanian,Ketahanan Pangan dan Perikanan.

Selain memantau harga dan ketersediaan bahan pokok, sidak juga dilakukan untuk memastikan kelayakan produk di minimarket dengan mengecek masa kedaluwarsa barang. Pemerintah juga berencana menata pedagang ayam potong yang saat ini berjualan di luar area pasar agar dapat dialokasikan ke dalam pasar sehingga lebih tertib dan teratur.

“Seluruh hasil temuan dari sidak ini nantinya akan kami laporkan kepada Wali Kota Sungai Penuh sebagai bahan evaluasi untuk langkah-langkah selanjutnya,” tambahnya.

Kegiatan sidak tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Asisten, Perum Bulog, serta sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.@Yd,Yid,Yi dan Riles.