Update Merah Putih, Dalam rangka menguat sulaturrahmi dan peran masyarakat dalam mendukung terselenggaranya pembangunan, pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat yang dikelola oleh Kepala Daerah, Kamis 29/1 Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH menerima kunjungan silaturahmi Lembaga Kerapatan Adat 6 Luhah Sungai Penuh.

Sulaturrahmi kaum adat penuh kekeraban yang bertempat dirumah dinas Wako itu diikuti oleh kerapatan adat 6 luhah bersama para Ninik Mamak dan Pemangku Adat serta Tokoh Masyarakat notabenenya orang orang araih read-arif lagi bijaksana yang terpandang dan terpilih ditengah larik dan dusun.

Datang bersamanya dengan semangat guna mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dengan lembaga adat yang kenal kearifannya yang menjadi kebesarannya cermin tempat berkaca tidak kabur dan lantak read-tiang tempat berpegang tidak goyah dalam negeri wilayat adatnya 6 luhah dengan juntrungan kerasnya masa tarakinai read-kini yakni sumpah karang murka siapa yang nginggun ditanjak dengan galeh dan siapa yang nguyuh langsung dikasih makan miyannya.

Pertemuan ini juga sekaligus menjadi wadah penyampaian aspirasi, masukan, serta berb agai permasalahan pembangunan di wilayah 6 Luhah. Isu yang dibahas meliputi pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

Dalam sambutannya, Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan ruang dialog yang sangat penting bagi pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi secara langsung dari para tokoh adat dan masyarakat.

“ Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen untuk mendengar dan menindaklanjuti setiap aspirasi yang disampaikan. Masukan dari para Ninik Mamak dan Pemangku Adat sangat berarti dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ujar Alfin.

Sementara itu, salah seorang tokoh adat 6 luhah besar tak mau disebut gelar dan kecil tak mau disebut namanya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya terhadap antusias Wako Alfin menyambut silaturrahmi Kerapatan Adat 6 Luhah.

“Ramah tamah yang berlangsung penuh kekeraban bersama Wako merupakan bentuk tumbuhnya nilai pemimpin yang peduli rakyat, dan rakyat yang mencintai pemimpinnya. Diharapkan, hubungan timbal balik ini tetap berkesinambungan bagi kemajuan daerah Kota Sungai Penuh yang dipimpin oleh Alfin Azhar,” katanya.

Lanjutnya, silaturrahmi ini juga telah menjadi bagian dari tradisi kerapatan adat 6 luhah negeri pusatnya ibu Kota Sungai Penuh, tentu masyarakatnya memiliki rasa tanggung jawab besar menjaga, menjalin hubungan dan kerjasama baik yang harmonis dengan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

“Sudah menjad sekonya rumah bertindih apa yang disebut pahit dengan manis terjadi mesti bisa ditahan dan dirasa, karena disebut 6 Luhah yang berada dipusat Kota adalah garda terdepan yang harus menjaga dan mendukung suksesnya roda Pemerintahan, Pembangunan dan Kehidupan bermasyarakat yang dipimpin oleh Alfin Azhar,” singkatnya sambil memilin ujung kumis tipisnya yang terlihat sudah mulai tumbuh jarang jarang.

Melalui silaturahmi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat semakin kuat dalam mendukung pembangunan di Kota Sungai Penuh. Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.@Td,Yid,Yi dan Riles