Update Merah Putih, Dengan berlakunya KUHP baru telah membuat resah dan gelisah para wanita muda nakal termasuk yang bersuami untuk leluasa menggelar langkah sampul dengan cara mencari seseran diluar rumah sekaligus bisa melampias hasrat birahi plusnya kerab memuncak sampai keubun ubun.
Terutama di Kerinci dan Kota Sungai Penuh tak sedikit wanita bersuami yang hoby manggaleh ketek ketek dengan ragam kedok demi menopang kebutuhan rumah tangga dan keluarga sebagai alasan meyakinkan yang disampai pada suami atau keluarga dan sanak saudara dirumah.
Menurut informasi salah seorang sumber yang layak dipercayai bahwa nama para wanita nakal teraebut juga dikantongi oleh oknum petugas dan security beberapa hotel besar maupun penginapan ternama dalam wilayah Kota Sungai Penuh maupun Kabupaten Kerinci.
Ia juga membocorkan bahwa hampir ratan ayam gorengnya wanita muda beranak satu dan paling kuatnya beranak dua dengan selera manjatnya bukan main indehoi dan gairah berselampitnya sedang mau mau.
“Menyambut tahun baru 2026 lalu, saya sempat ditawar hepy oleh teman yang pernah nginap disalah satu hotel dalam Kota Sungai Penuh. Kata teman, sekedar untuk melalap paha ayam goreng bisa dipesan melalui petugas hotelnya, katanya lagi selain ayam jenis inport diantaranya juga ada ayam goreng kampung read-lokal asal dari beberapa kecamatan dalam wilayah Kota Sungai Penuh,” ungkap sumber.
Ketika ditanya lagi oleh awak Media UMP, selain beraksi di hotel apakah para wanita muda nakal tersebut juga mangkal ditempat hiburan seperti tempat tukang kopi atau tempat karaoke, misalnya? Katanya, ketika order dipesan malam hari, terkadang kita harus nunggu para ani ani tersebut selesai bekerja ditempat karaoke.
“Sudah menjadi rahasia umum dimana mana Kota besar setiap wanita panggilan di hotel senantiasa identik dengan tempat hiburan Karaoke,” ketusnya sambil ketawa terbahak bahak.
Sumber lainnya, menjelaskan bahwa dimusim basah dan sedang panennya terung panjang tak sedikit pula wanita paket dari luar daerah sengaja datang untuk beberapa hari di Kota Sungai Penuh dan Kerinci hanya menepati order telah dipesan Via HP terlebih dahulu.
Ia juga menyampaikan tak sedikit diantara paket yang datang telah dikenal lebih dekat oleh sipemesannya ketika mengisi waktu diluar daerah seperti saat musim liburan, DL, study banding atau kegiatan lainnya. Hingga kedatangan paketnya hanya memenuhi janji sesuai nilai dan masa pakainya.
“Jangan main main, daerah dingin kita ini sudah berkelas soal permainan tali air. Wanita penghiburnya tak sekedar mudah dicari dalam daerah, tapi tak juga harus berhari menunggu datangnya pesanan dari luar daerah, Nauzubillah,” terang sumber sambil menyesali.
Konon kabarnya, para wanita muda nakal lokal yang berasal dari Kota Sungai Penuh dan Kerinci ada yang sudah termasuk didalam jaringan prostitusi online mengguna nama samaran dengan sistim transaksi temu muka lebih dulu dan kalau cocok harga barang bisa langsung diangkat. Bersambung.@Yd,Yid,Yi dan Riles







