Update Merah Putih, Wako Sungai Penuh, Alfin SH terharu. Rasa haru disampaikannya menunggu Rawang Menuai dan harunya duduk berapat bersama tokoh adat, cendikiawan, ulama, Pemuda dan beberapa Ormas dari Rawang dikenal dengan durunnya paling pantang tertinggal bila sudah menyangkut kenyamanan dan keselamatan bagi kemajuan kampung halamannya Tanah Besar Hamparan Rawang.

Jumat hari baik, 8/5 para orang terkemuka dan dulu selangkah bersama komunitas jenis manusia cap mau Rawang dengan pegang pakainya terjun tidak bertangga dan melompat tidak berkain bila sudah menyangkut bagimu negri, Camat beserta 13 Kepala Desa di Rawang ikuti rapat kordinasi digelar oleh Pemkot Sungai Penuh terkait dua agenda besar daerah bakal digelar di Rawang yakni Pembangunan SPAM dan Normalisasi Batang Merao.

Rapat kordinasi sepadik read-bersama ini dinotulenkan dengan janji seluku read-sepakat bahwa bersama Pemkot Sungai Penuh semua Rawang mendukung pelaksanaan pembangunan Instalansi Pengelola Air Minum Kafasitas 50 L/ detik yang berlokasi dibelakang SMPN 4 Desa Simpang Tiga dan normalisasi Batang Merao sepanjang 1,68 KM yang dimulai dari jembatan asmara kasih desa Simpang Tiga.

Rakor yang dipimpin langsung oleh Wako Sungai Penuh Alfin,SH juga turut dihadiri oleh Wawako Azhar Hamzah, Ketua DPRD Hutri Randa bersama anggota DPRD dapil 2, Kapolsek Air Hangat Timur beserta utusan Kodim 0417 Kerinci, Para Asisten, Ketua Bappeda, Direktur PDAM beserta para Kepala OPD termasuk instansi tekhnis dari PUPR beserta Konsultan.

Dalam paparan pembukanya Direktur PDAM M. Rizik Alfarisi terbaca jelas bagaimana keuletan dari kepiawaian Wako Alfin, hingga pembangunan yang sudah lama direncanakan ini bisa digolkan oleh Pemkot, meski menyangkut kebijakan pusat bukanlah suatu hal yang mudah.

Ia juga menjelaskan bahwa rencana pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Minum PDAM Tirta Sakti dimulai sejak tahun 2019 tercatat 3 Kepala Daerah berkuasa dan 3 kali pula pergantian Direktur PDAM. Tapi, pembangunanya selalu tertunda selama ini, hingga pada masa sekarang ini bisa terealisasi. “Diharapkan pembangunannya bermanfaat bagi kualitas dan kontinewnitas kelancaran kebutuhan air bersih di Kota Sungai Penuh,” terang Dir PDAM M.Rizik Alfarisi sambil memilin ujung kumis tipisnya terlihat mulai tumbuh jarang jarang.

Dalam sambutannya, Wako Sungai Penuh, Alfin,SH menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya menyaksi kekompakan Rawang dalam mendukung program Pemkot Sungai Penuh. Ia juga berharap agar 2 agenda besar Kota Sungai Penuh yakni pembangunan SPAM dan Normalisasi Batang Merao tahun 2026 ini berlangsung aman dan sukses tanpa ada kendala.

“Pelaksanaan tender SPAM di Simpang Tiga Rawang telah digelar guna memenuhi kebutuhan air Kecamatan Rawang, Koto Baru, sebagian Pesisir Bukit dan Kecamatan Sungai Penuh. Insya Alloh pelaksanaannya dimulai sekitar tanggal 21 Mei ini yang diiringi dengan normalisasi Batang Merao sepanjang 1,68 KM dimulai dari Jembatan Desa Simpang Tiga Rawang,” terangnya.

Masih dikesempatan sama, Wako Alfin juga menitip harapan besar pada semua Rawang terutama Camat Muksal sang hulu balang penunggu Tanjung bersama Ketua IPPR Witran agar tanggap terhadap setiap persoalan menyangkut sosial maupun teknis pelaksanaan pembangunan nantinya. Ia juga menyampaikan masih terjadinya genangan air disekitar SMU 5 bukan datang dari arah Batang Merao. Insya Alloh normalisasi Sungai Terung akan diperjuangkan agar tak terjadi lagi genangan disekitar sekolah tersebut.

“Pada tahun 2026 ini Kota Sungai Penuh surplus beras mencapai 12.000 ton. Bila tak terjadi lagi ancaman banjir di Rawang merupakan kawasan sawah terluas di Kota Sungai Penuh, maka produksi beras Kota Sungai Penuh bisa meningkat signifikan dan saya haru mendengar kata Rawang Menuai, karena Presiden Prabowo dengan program besar nasion sangat komit dan peduli terhadap ketahanan Pangan,” terang Wako Alfin.

Dibagian lainnya, katakanlah Tuwo Dahit namanya yang ikut mengamati jalannya rapat dan kordinasi mencatat beberapa point tak mesti terlalu dipersoalkan yakni menyangkut perlu atau tidaknya ajun arah cukup dengan cara bisik rumah dalamnya saja, termasuk masalah limbah lumpur produksi PDAM sebagai satu satunya solusi tekhnis dilakukan harus diangkut oleh kendaraan untuk dibuang ketempat ditetapkan, dan bila tetap diaruskan melalui got atau bandar maka berpotensi terjadi penyumbatan kembali pada got dan bandar tersebut.@Yd,Yid,Yi dan Riles.