Bitung | Update Merah Putih.com
Semangat memasyarakatkan olahraga kembali digaungkan melalui gelaran Kapolres Cup Sprint Race 100 Meter 2026 yang resmi dibuka oleh Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, SIK, MH, Sabtu (25/4/2026).
Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan lomba eksebisi sprint 100 meter yang diikuti langsung oleh Kapolres bersama perwakilan peserta serta Pejabat Utama (PJU) Polres Bitung.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Jalan Sam Ratulangi, tepatnya di depan Kantor Wali Kota Bitung, ini berlangsung meriah dan menjadi magnet bagi masyarakat.
Warga tampak antusias menyaksikan kompetisi olahraga yang dikemas dengan hiburan penuh energi, sekaligus menjadi ruang kebersamaan lintas komunitas.
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat melalui olahraga.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berolahraga, menjaga kesehatan, serta mempererat kebersamaan di tengah kehidupan sosial. Olahraga adalah sarana positif yang mampu membangun disiplin, sportivitas, dan persatuan,” ujar Kapolres.
Ajang Sprint Race 100 meter ini terbuka untuk dua kategori, yakni kategori umum (18 tahun ke atas) dan remaja usia 14–17 tahun, baik putra maupun putri.
Menariknya, panitia membuka pendaftaran secara gratis agar seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Tidak hanya lomba lari, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pertarungan bela diri campuran dalam event SRTEEFighter BFC yang menghadirkan atlet dari komunitas Combat Ritunbfighting Club Art MMA serta BFC Bitung Fighting Club.
Pertandingan berlangsung profesional dengan tetap mengedepankan keselamatan dan sportivitas para atlet.
Ketua Panitia, Mario Mamuntu, S.AB, mengajak masyarakat untuk turut ambil bagian dalam kemeriahan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap olahraga dan kebersamaan.
“Kami mengundang seluruh masyarakat Kota Bitung dan sekitarnya untuk hadir, menyaksikan, dan merasakan langsung semangat kebersamaan dalam kegiatan ini. Ini bukan hanya lomba, tetapi juga hiburan sekaligus ajang mempererat persaudaraan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki nilai edukatif yang kuat, khususnya dalam mendorong generasi muda untuk lebih aktif berolahraga dan menjauhi hal-hal negatif.
Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan BFC Baku Sayang Organizer yang ikut meramaikan suasana, sehingga memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat lokal.
Dukungan luas dari masyarakat terlihat dari keterlibatan sebanyak 32 organisasi, mulai dari organisasi kemasyarakatan, keagamaan, adat, hingga komunitas pemuda dan olahraga. Kolaborasi ini menjadi bukti kuat bahwa semangat persatuan dan kebersamaan di Kota Bitung terus terjaga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir atlet-atlet berbakat sekaligus tumbuh kesadaran kolektif akan pentingnya hidup sehat.
Masyarakat pun diimbau untuk terus menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari demi menciptakan generasi yang kuat, sehat, dan berprestasi.
(**/MM)







