Tim Dinas PUPR Gelar Survey Di Desa Tanjung Muda Rawang, Bandar Innung Segera Dibersihkan.
Update Merah Putih, Menindak lanjuti intruksi Wako Alfin dan dewan terkait perlu segera diberdayakan ratusan hektar lahan tidur di Hamparan Rawang, Selasa 3/2 tim dari Bidang Pengairan Dinas PUPR memulai tugasnya terjun kelokasi lahan tidur di desa Tanjung Muda, Rawang.
Kedatangan tim dari dinas PUPR Kota Sungai Penuh ini, disambut langsung oleh Dahkir anggota dewan dapil Rawang yang didampingi oleh Kades Tanjung Muda Itarlis sang hulu balang negeri tanjauk biduk ketengah yang tau siragi bunga dan bisa menghidup sibatang layu beserta staf desa dan tokoh masyarakat setempat.
Peninjauan ini digelar dalam rangka pasca Kota Sungai Penuh terbebas dari banjir sekaligus guna mendukung program nasional ketahanan pangan dan pertanian bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Dikatakan oleh Ramon Kabid Pengairan Dinas PUPR survey yang baru dilakukan di Desa Tanjung Muda merupakan tindak lanjut dari intruksi Wako melalui Kadis PUPR dan desan dari Dahkir anggota DPRD dapil Rawang agar keberlangsungan pertanian Rawang segera di perhatikan.
Ia juga menyampaikan bahwa secara tekhnis pertanian di Hamparan Rawang menghadapi masalah bagaimana mengeluarkan air dari lahan pertanian ketika datangnya hujan lebat dan bagaimana memasukkan air kelahan pertanian diketika musim kemarau.
“Selain menunggu adanya pembangunan irigasi Permanent bisa menuntaskan masalah pengairan bagi pertanian, kita khususnya Pemkot Sungai Penuh melalui dinas PUPR berupaya menuntaskan persoalan pengairan pertanian yang bisa diselesaikan oleh daerah diantaranya membersihkan bandar dan anak sungai yang berpotensi menyumbat arus seperti terjadi dibandar Innung negerinya hulu balang tanjauk biduk ketengah, Desa Tanjung Muda,” kata Ramon.
Lanjutnya, direncanakan survey ini dilakukan secara menyeluruh dikawasan lahan tidur yang ada di Hamparan Rawang karena di Rawang telah terjadi genangan atau tumpukan air seperti danau ditengah lahan pertanian masyarakat. Maka dari itu, digelar survey dimana terjadi penyumbatannya.
“Iya, survey akan digelar secara menyeluruh dilahan tidur dan tak produktif di Rawang, tapi bagaimana tindak lanjut dari pelaksanaannya tergantung pada kesanggupan anggaran dimiliki daerah,” singkat Ramon.
Sementara itu, Dahkir Yahya anggota DPRD dapil Rawang mengharapkan agar Bandar Innung segera dibersihkan, karena dibandar tersebutlah muara dari tersumbatnya air yang mengarus dari arah SungaibTerung, hibgga berdampak besar terhadap usaha pertanian masyarakat terutama yang ada di Desa Tanjung Muda.
“Dewan juga siap membantu untuk minyak atau bahan bakar alat berat bekerja, dan diminta kepada dinas PUPR agar segera menerjunkan alat beratnya guna membersihkan Bandar Innung,” singkat Dahkir yang diangguk dengan baiyo iyonya oleh Kades Itarlis.
Lanjut Itarlis dengan singkat, jangan survey sekedar survey, hendaknya segera digelar pengerjaannya. “Dimasa tarakinai ini bukan Kepala Desa yang banyak tidur. Tapi dewan terutama Dapil Rawang lah yang banyak tidur disiang bolong. Hingga, lahan tidur kian menjadi jadi luasnya di Tanah Besar Hamparan Rawang,” tambah Itarlis geram sambil memilin ujung kumis tipisnya terlihat sudah mulai tumbuh jarang jarang.@YdYid,Yi dan Riles.







