Update Merah Putih, Tak mau dinilai hanya bisa plengak plengok pasca merayakan tahun baru yang dikenal dengan masa penuh hura hura disetiap lingkup Pemerintahan karena masing daerah menunggu kabar dari juru bayar kalau ada lampiran SPJ mau dibubuh tanda tangan pertanda kegiatan yang menjadi skedul daerah tahun 2026 sudah bisa dimulai.
Secara menakjub, Selasa 10/2 Muhammad Fadhil Arief, SE sudah dulu selangkah menunjukkan jati dirinya sebagai Bupati Batanghari yang berkelas dengan resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa TMMD ke-127 yang dipusatkan di Lapangan SDN 139/1 RT 05 Desa Petajen, Kecamatan Bajubang
Pembukaan ditandai dengan upacara resmi yang disains oleh pihak Korem berlangsung khidmat, sekaligus bentuk kebanggaan bersama Batang Hari menyambut debut terkini 2026 M. Fadil Arif mengegolkan program TMMD bagi mendukung kelancaran dan suksesnya kemajuan percepatan pembangunan di Kabupaten Batang Hari.
Dalam kesempatan resmi itu, Bupati Batanghari M.Fadhil Arief bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara, menandai dimulainya rangkaian kegiatan program pembangunan terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat desa.
Kegiatan TMMD yang juga diperbantu oleh pihak Kepolisian. Pembukaannya, turut dihadiri oleh unsur Kasiter dan Kasi Log Kasrem 042/Garuda Putih, Pjs Kasdim 0415/Jambi, jajaran Forkopimda Kabupaten Batanghari, perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga Desa Petajen yang antusias mengikuti jalannya upacara.
Dalam sambutannya, Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief menegaskan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata kolaborasi lintas sektor yang selama ini terbukti efektif dalam mempercepat pembangunan desa, terutama di wilayah yang masih membutuhkan sentuhan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. “TMMD ini bukan hanya soal membangun jalan atau fasilitas fisik lainnya, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, gotong royong, serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujar Fadhil Arief.
TMMD ke-127 di Desa Petajen mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Tema ini mencerminkan semangat bahwa pembangunan nasional sejatinya berawal dari desa, dengan menyatukan komitmen seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menilai, kehadiran TNI melalui TMMD memberikan dampak ganda, yakni percepatan pembangunan sekaligus penguatan nilai kebangsaan dan persatuan di tengah masyarakat desa.
“Pemerintah Kabupaten Batanghari mendukung penuh pelaksanaan TMMD karena sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan sosial,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasiter Kasrem 042 Gapu Letkol Kav Endi Siswanto Yusuf. menyampaikan bahwa sasaran TMMD Batang Hari diantaranya adalah pembukaan jalan 4,5 KM, bedah rumah, sumur bor dan kegiatan fisik lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat. “Dalam rangka TMMD Ke 127 Kabupaten Batang Hari, selain fisik juga digelar kegiatan pembangunan non fisik,” singkat Kasiter.
Adapun sasaran fisik TMMD ke-127 meliputi pembangunan dan peningkatan infrastruktur desa, di antaranya: Pembukaan dan perbaikan jalan desa, Renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), Pembangunan dan perbaikan tempat ibadah, Pembangunan MCK, Pembuatan pos kamling, Pembangunan sumur bor, Sarana pendukung lainnya yang dirasakan langsung masyarakat, Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas, melancarkan distribusi hasil pertanian, mendukung layanan pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Selain kegiatan fisik, TMMD ke-127 juga menyasar program nonfisik, berupa penyuluhan dan pembinaan masyarakat, antara lai: Wawasan kebangsaan, Kesehatan dan posyandu, Pendidikan dan literasi, Ketahanan pangan, Penurunan angka stunting, Pelatihan keterampilan masyarakat, Program nonfisik ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia desa agar lebih mandiri dan berdaya saing.@Yd,Yid,Yi dan Riles.







