Welly Massie: Vonny Paat Tidak Beretika dalam Penyematan ODSK Dengan Mendiang Ibunda Presiden.

Minahasa | Update Merah Putih.com

Pernyataan kontroversial yang viral di medsos baru baru ini oleh salah seorang ketua komisi IV dari Fraksi PDI P DPRD PROV Sulut Vonny Paat, Yang menyatakan penamatan istilah RS ODSK dengan narasi yang kurang tepat bagi seorang pimpinan dewan mendapat atensi khusus dari Penasehat TOSBRO 08 WELLY MASSIE pada Kamis (03/06/2025).

Hal ini membuat Pensehat Ormas Tosbro 08 WELLY MASIE ( Boy Sartana ) angkat bicara soal penamatan nama dari ODSK yang dipelintirkan kepada nama mendiang orang tua dari bapak Presiden Prabowo Subianto,

“Kalau mau menjadi politisi yang mumpuni, Setidaknya berbuat hal hal yang positif bagi masyarakat Sulut terlebih daerah pemilihan dia bukan membuat pernyataan yang tidak netralitas dan terkesan tidak beretika sebagai pimpinan fraksi” Kata Welly Massie di Langowan pada senin 06 juli 2025.

Hal seperti ini bisa berpotensi menabrak asas netralitas dan birokrasi serta menciptakan preseden buruk di kalangan masyarakat dengan pandangan tidak sehat dalam tata kelola pemerintahan daerah dalam hal ini DPRD Prov Sulut,

Menurut Welly Massie, Pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan oleh pejabat publik yang melecehkan nilai budaya seperti komentarnya dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Provinsi Sulut yang dipimpin Vonny Paat dan dihadiri oleh Ketua.

“Jadi ODSK itu bukan nama yang mewakili seseorang atau pribadi tapi ODSK adalah singkatan dari Optimalisasi Daerah Sehatkan Keluarga, tapi bisa saja berubah menjadi Oma Dora Sigar Kawanua” ujar Vonny Paat.

Lebih jauh Welly Massie menambahkan, Informasi yang disampaikan mengenai nama ODSK dan menyasar ke nama mendiang Ibunda Presiden Prabowo secara terbuka dalam forum DPRD tersebut sangat berpotensi mencemarkan nama baik mendiang Ibu Dora Sigar.

“Saya tegaskan buat ketua komisi IV fraksi PDI P Vony Paat Agar dapat memberi penjelasan secara terbuka ke media agar apa yang ia katakan terkait Isu penamaan ODSK yang di pelintir ke narasi yang tidak tepat agar segera merevisi kembali pernyataanya tersebut karena persoalan ini bisa mencerminkan praktik sebagai anggota DPRD Prov Sulut yang tidak dapat menjaga integritas, netralitas, dan akuntabilitas di mata masyarakat” Tegas Welly Massie.

Sementara itu, Ketua DPD dan DPC Ormas Tosbro 08 sesulut meminta pernyataan sikap Vonny Paat atas informasi yang ia sampaikan secara terbuka kepada para awak media di kantor DPRD Sulut yang dapat berpotensi merusak nama baik seseorang agar segera memgklarifikasinya sesuai dengan kredibilitasnya sebagai anggota dewan provinsi Sulut.

“Kami sebagai anggota Organisasi sayap Pak Prabowo mengecam dan meminta pertanggung jawaban dari ketua komisi IV Vonny Paat yang memplintir arti dari ODSK ke nama mendiang Ibunda Pak Presiden, langkah ini kami tegaskan agar jadi perhatian bagi kita semua dalam membuat pernyataan publik” Tegas Ketua TOSBRO Mitra Harvey R Walelang.

 

(MM)