Update Merah Putih, Dimasa hangat dan gencarnya Presiden RI, Prabowo mulai memaparkan sejumlah rencana besar yang menyentuh langsung dengan kepentingan daerah dalam mengimbangi gempuran tak kunjung sudah yang hampir tidak tentu pelarah menggunjing sebuah kata MBG.

Rupanya tak disia siakan oleh para legislator yang sudah satu tahun lebih terbiar duduk manis menunggu datangnya awal bulan disenayan dengan menunjuk aksi tanggap satu persatunya turun langsung kesetiap Daerah Pemilihan masingnya.

Sabtu 2/5, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah sambut kunjungan kerja sekaligus silaturahmi anggota DPR RI, Edi Purwanto dapil Jambi, bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Sungai Penuh.

Dalam kesempatan tersebut, Alfin memaparkan berbagai kondisi serta perkembangan terkini di Kota Sungai Penuh, termasuk sejumlah tantangan pembangunan yang masih membutuhkan perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat.

Ia juga menyoroti beberapa persoalan prioritas yang perlu segera ditangani, seperti pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta jembatan, peningkatan sistem irigasi, hingga pengembangan pasar tradisional guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Mohon dukungan dan support dari anggota DPR RI agar anggaran dari pusat dapat dikucurkan untuk mendukung pembangunan di Sungai Penuh,” ujar Alfin.

Menanggapi hal tersebut, Edi Purwanto menyambut baik berbagai aspirasi yang disampaikan oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Ia menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti usulan tersebut dengan melakukan monitoring lebih lanjut.

“Kita coba sisir dan monitor lagi dan kami akan ikhtiarkan. Mohon disiapkan proposalnya,” ujar Edi.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut turut hadir mengikuti, Pimpinan DPRD, Sekda Alpian, Asisten, Kepala Perangkat Daerah.

Kunjungan Mas Edi Purwanto ini cukup mendapat apresiasi dan antusias dari masyarakat yang berharap agar Kincai yakni Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci menjadi bagian periorotas dimata siapapun yang mengatasnama Provinsi Jambi guna bisa memberangus asumsi miris kerab berkembang bahwa Kincai tak ubahnya seperti anak bawang dan hanya dianggap pelengkap bagi sempurnanya sandiwara dimata Jambi.@Yd,Yid,Yi dan Riles.