Update Merah Putih, Program Revitalisasi SD 2025 yang menargetkan lebih 16.000 sekolah berbagai jenjang termasuk SD adalah inisiatif pemerintah yang diatur lewat Inpres No. 7 Tahun 2025, diantaranya telah sukses digelar di delapan SD dalam wilayah Kota Sungai Penuh.

Demikian dikatakan oleh Khaidirman Kadis Pendidikan Kota Sungai Penuh.

Lebih lanjut, disampaikannya bahwa delapan SD di Kota Sungai Penuh yang mendapat suntikan dana Revitalisasi diantaranya adalah SDN 1, SDN 2, SDN 4, SDN 5, SDN 9, SDN 10, SDN 20, dan SD Alfikri sempat mendapat apresiasi dari Dirjend karena mencatat perkembangan kerja paling signifikan sejak program berjalan.

“Alhamdulillah, dengan hampir rampungnya pengerjaan Revitaliasi 8 SD yang dikelola P2SP dengan partisipasi warga hendaknya ada manfaat besarnya bagi proses kegiatan belajar dan mengajar guna meningkat mutu dan kualitas hasil pendidikan disekolah masingnya, sekaligus diharapkan bisa menjadi dasar penilaian bagi Pemerintah Pusat dalam mengucurkan revitalusasi lebih besar dan lebih banyak lagi untuk tahun tahun berikutnya,” terang Khaidirman.

Dikatakannya lagi, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh juga mengucapkan terimakasih kepada masing sekolah beserta stack holder terkait termasuk warga masyarakat hingga program nasional Revitalisasi SD di Kota Sungai Penuh sukses digelar.

“Ya, kita melihat pelaksanaan, pengawasan dan tertib administrasi pelaksanaan Revitalisasi 8 SD sudah berlangsung sebagaimana aturan dan juknis yang mengaturnya. Tentu, ini semua berkat komit dan konsisten diantara pihak terkaitny dalam menggelar Revitalisasi,” terangnya lagi.

Lanjutnya, mandat utama dari program ini adalah PHTC Program Hasil Terbaik Cepat, hingga ketika pelaksanaannya berlangsung ketat. Ia juga menyebutkan Revitalisasi adalah bagian dari program Pemerintah yang lebih besar.

“Suksesnya pengerjaan Revitalisasi di 8 SD, bukti besar dari semangat bersama dalam mendukung terselenggaranya mutu dari hasil pendidikan yang berdaya saing di Kota Sungai Penuh yang dikenal sebagai salah satu Kota Pendidikan dalam wilayah Provinsi Jambi,” tutup Khaidirman aduhai Kalemnya sambil memilin ujung kumis tipis rupawannya terlihat sudah mulai tumbuh jarang jarang.

Sementara itu, salah seorang dari lembaga independent yang ikut mengawasi pengerjaan katakanlah Tuwo Dahit namanya dengan singkat menyampaikan bahwa dari awal sampai akhir pengerjaan Revitalisasi delapan SD berlangsung lancar dan sukses tampa hambatan yang berarti.

“Keterbukaan dan rasa tanggung jawab masing sekolah terhadap pengerjaan menjadi kunci sukses hingga pekerjaan bisa tuntas sebagaimana diharapkan,” singkatnya.

Ditambahkannya, kesuksesan revitisasi 2025 ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi sekolah lain untuk masa kedepannya. “Kepedulian terhadap kemajuan dari kualitas pendidikan adalah bagian dari amanah mencerdaskan kehidupan bangsa melalui peserta didik yang disebut tunasnya bangsa,” pungkas Tuwo Dahit.@Yd,Yid,Yi, dan Ril