Update Merah Putih, Menyaksi sukses kerja Wako Alfin dalam merenggut APBN untuk pembangunan Pasar Beringin, Kota Sungai Penuh yang terabaikan masa pengerjaannya oleh pelaksana membuat Indra Komano Owner LSM Petisi Sakti dan juga sepuh aktifis Cap Mau angkat bicara.

Dikatakan oleh Indra Komano, melihat gelagat dari awal kerja pembangunan Pasar Beringin, maka perlu dipertanyakan
sejauh mana profesionalismenya PT Cimedang Sakti Trakindo sebagai pelaksana.

“Pengerjaan Pasar Beringin dengan nilai 48 M lebih bukan untuk main main, Pembangunanya adalah bagian dari proyek strategis. Kelewatan namanya, sudah dua bulan dimulai masa pengerjaan ternyata pihak pelaksana PT Cimedang Sakti Trakindo hanya baru bisa memulai pengeboran tiang pancang pondasi,” tegas Indra Komano.

Menurut Indra Komano, kondisi seperti ini tak bisa dibiarkan begitu saja karena sangat berpotensi kerugian terhadap percepatan pembangunan di Kota Sungai Penuh.

“Telah terbesit selingat selingut read-rumor menyebut untuk pengeboran tiang pancangnya saja bisa membutuhkan waktu dua bulan. Bisa dibayangkan bagaimana jadinya pembangunan pasar Berinrgin bila masa kerja 4 bulan nanti hanya baru terpancang tiang untuk

pondasinya. Maka, mesti ada ketegasan dari Pemkot terutama dinas terkaitnya,” kata Indra Komano.

Dalam artian, terang Indra Komano Pemkot berkewajiban mendesak pelaksana agar segera melakukan penambahan alat bor hidrolik guna membantu percepatan kerja yang sudah molor dimasa dua bulan sebelum ini.

“Alat bor hidroliknya mesti segera ditambah demi percepatan hasil kerja, kemudian pengeboran dan pemasangan tiang pancang sebanyak 360 titik mesti diawasi tiap waktunya secara independent karena pengerjaannya sangat rentan terjadi dugaan pengurangan Volume read-titik kerja,” terang Indra Komano.

Tambahnya, terhadap Kementerian terkait juga diharapkan segera menegur PT Cimedang Trakindo Sakti selaku pelaksana yang diduga lalai terhadap masa pengerjaan.

“Iya, LSM Petisi Sakti berencana menyurati Kementerian terkait guna menegur pelaksana agar pengerjaan penggalian tiang pancan pondasinya bisa dipercepat,” tegasnya.

Lanjutnya lagi, bila saran dan harapan dari kami masyarakat peduli negeri ini sampai tak dihiraukan, maka kami akan turun gunung menggelar aksi demo.

“Yang jelas kita tunggu perkembangannya segera, kemudian baru kita atur langkah selanjutnya seperti menggelar laporan kepada Kementerian terkait yang diikuti dengan aksi demo secara besar besaran,” pungkas Indra Komano.@Yd,Yid,Yi dan Riles