Update Merah Putih, Bakato petitih orang dahin masa kini dari negeri melayu daun kopi yang tersohor dengan air daun serbuk kawonya “Kalau nyadu nian agih dingan tesisik dilantai dan idak ado pulo dingan nampak ditengah maupun tiap sudut umah terpakso kito samo pupu becanting yang penting tuwo munting tetap jugo naik mahligai”.
Merupakan bentuk gurindam dua belas yang mengandung makna kebersamaan dalam mengembang semangat kepedulian dan kegotong royongan ditengah kehidupan sosialnya bermasyarakat sealam Kincai.
Atas dasar dengan nilai kebersamaan dianut secara turun temurun itulah, hingga bisa disebut menjadi landasan pemikiran Tim Penggerak PKK Sungai Penuh menggelindingkan program 3 S dan Tim Penggerak PKK Kerinci meluncurkan gerakan “Secanting” Senin Cegah Stunting melalui peran aktif ASN sebagai orang tua asuh.
Manakala, terbatasnya sumber anggaran daerah dimasa tarakinai read-kini karena adanya kebijakan pemangkasan anggaran secara nasional dengan cekatannya mak emak zaman now sealam Kincai tergabung dalam TP PKK tampil terdepan menunjuk andil dan kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh yang dipimpin oleh Ny Sri Kartini Alfin menggelar program 3S secating beras, sebutir telur dan seribu rupiah yang dipungut dari ASN tiap senin bagi penanggulangan stunting di Kota Sungai Penuh.
Sementara itu, Tim Penggerak PKK Kerinci yang dipimpin oleh Ny Novra Wenti Monadi menginisiasikan gerakan secanting setiap Senin, ASN diajak membawa telur, beras, dan uang tunai senilai dua ribu rupiah.
Hasil pupu becanting tersebut digunakan untuk keperluan membantu keluarga berisiko stunting, memperkuat sinergi sosial, dan menargetkan generasi sehat sekaligus mengurangi angka kemiskinan dimasyarakat.
Tujuannya guna menekan angka stunting secara signifikan melalui kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan aktif ASN dengan sasarannya adalah Keluarga dengan anak yang berisiko stunting.
Pupu Becanting busamo kito miki kelangsungan dan nasib masa depan generasi muda Kerinci yang diinisiasi oleh TP PKK ini juga melibatkan GOW, DW dan organisasi masyarakat yang dikenal dengan arisan sosial mingguan dan bulanannya.
Partisipasi Tim Penggerak PKK sealam Kincai ini sekaligus wujud isteri tak hanya bisa didapur dan mengurus anak saja. Tapi yang lebih pentingnya juga menopang dan mendukung sukses kerja yang digeluti oleh suami.
Pemkot Sungai Penuh dan Pemkab Kerinci saling perkuat Komitmen bersama Cegah Stunting dengan mendorong peran aktif seluruh ASN sebagai orang tua asuh bagi anak-anak berisiko stunting. Amin semoga.@Yd,Yid,Yi dan Riles.







