Update Merah Pitih, Secara resm, Sabtu 4/4 event Kerinci 100 di Kerinci, Provinsi Jambi dibuka oleh Bupati Kerinci Monadi bertempat di M 10 Kayu Aro, sekaligus pertanda lomba lari lintas alam bertaraf internasional mulai digelar.

Ajang Kerinci100 yang digelar 4 sampai 4 sampai 5 April ini tergolong kegiatan bergengsi karena diikuti oleh ratusan pelari, termasuk 56 atlet luar negeri dari berbagai negara seperti Prancis, Malaysia, Rusia, Belanda, Jepang, dan Thailand.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun ajang lari lintas alam (trail running) ini diikuti oleh 243 pelari terkenal dan berprestasi diantaranya sebanyak 187 pelari elit nasional dan 56 pelari mancanegara.

Berikut ini adalah nama atlit terkenal dan prestasi diajang Kerinci 100 Arief W spesialis pelari medan ekstrem yang kerab dipanggil “Pak Rektor”, Werfan Sinaga andalan Jabar, Taro Karakida asal Jepang, Kritsada Pichairat pelari elit dari Thailand, Alisa Matvevva pelari wanita asal Rusia, Yandi Yoko Bumi Pelari lintas alam asal Indonesia, Helmi Rahmat Satriadi: Pelari Indonesia dan lainnya.

Lari lintas alam Kerinci 100 yang melintasi rute ekstrim menantang sambil menikmati keindahan alam ini mempertandingkan beberapa kategori lomba lsri yaitu 12 kilometer, 30 kilometer, 70 kilometer, dan 100 kilometer, dengan rute yang melintasi kebun teh hingga jalur ekstrim menuju gunung kerinci.

Pelepasan peserta (flag off) dilakukan langsung oleh Bupati Kerinci Monadi, didampingi Wakil Bupati H. Murison, Ketua DPRD Irwandri, Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf. Eko Siswanto, serta Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil

Dalam sambutannya, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan bahwa Kerinci 100 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana promosi pariwisata daerah ke tingkat internasional.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan event bergengsi ini dengan menjadi tuan rumah yang ramah, menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan.

“Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta investor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal,” singkat Monadi Bupati Kerinci.

Dibagian lainnya, panitia menyampaikan bahwa medan lintasan yang menantang serta panorama alam yang eksotis menjadi daya tarik bagi para peserta dari berbagai negara yang menjadikan Kerinci sebagai salah satu destinasi unggulan untuk olahraga trail run kelas dunia.

Spesialis pelari medan ekstrem yang populer disapa “Pak Rektor” dengan keunggulan signifikannya berhasil mencapai garis finis pertama untuk kategori jarak jauh 100 km setelah menaklukkan medan berat, termasuk rawa berlumpur yang diikuti oleh pesaing terdekatnya Werfan Sinaga..@Yd,Yid,Yi dan Riles.