Updatemerahputih.com, Senin 18 Mei 2026, MEDAN — Keputusan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, berobat ke luar negeri menuai sorotan publik. Meski telah mengklarifikasi bahwa keberangkatannya sudah dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan tidak menggunakan dana APBD, kritik tetap mengemuka, terutama terkait transparansi dan prioritas kepemimpinan.

Rico menyebut keberangkatannya murni untuk kepentingan pengobatan serta pengambilan obat rutin, dan dilakukan saat masa libur. Ia juga menegaskan tetap memantau jalannya pemerintahan Kota Medan melalui jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).

Namun, sejumlah kalangan menilai alasan tersebut belum cukup menjawab pertanyaan publik. Minimnya penjelasan terkait kondisi kesehatan yang mendasari pengobatan ke luar negeri memunculkan spekulasi dan menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat.

Aktivis LSM PAKAR Robin Silalahi, menilai langkah tersebut tidak sejalan dengan kondisi fasilitas kesehatan di Medan yang dinilai sudah memadai. Ia mempertanyakan urgensi berobat ke luar negeri tanpa penjelasan yang jelas.

“Banyak rumah sakit di Medan dengan fasilitas dan tenaga medis yang mumpuni. Jadi publik wajar bertanya, apa urgensinya hingga harus ke luar negeri,” ujarnya, Senin (18/5/26).

Selain itu, ketidakhadiran Rico dalam agenda nasional peresmian Koperasi Desa Merah Putih yang dipimpin Presiden RI turut menjadi sorotan. Dalam konteks jabatan publik, keputusan tersebut dinilai menyentuh aspek prioritas dan komitmen terhadap agenda strategis negara.

Secara prinsip, pilihan berobat merupakan hak pribadi. Namun, sebagai kepala daerah, transparansi dan sensitivitas terhadap kepentingan publik menjadi hal yang tak terpisahkan. Publik berharap adanya penjelasan yang lebih terbuka guna menjaga kepercayaan serta memastikan tidak adanya kesan menghindari tanggung jawab di tengah agenda penting negara.

Aktivis LSM PAKAR Sumut ini mencoba untuk konfirmasi kepada Walikota Medan melalui Via Whats App terkait pemberitaan ini sungguh sangat sayangkan Walikota Medan bungkam pada saat dikonfirmasi aktivis LSM PAKAR Sumut ini melalui Via Whats App, Aktivis LSM PAKAR Sumut ini dengan berat hati mengirim isi berita ini ke pada wartawan untuk segera ditayangkan agar diketahui Presiden Republik Indonesia mengenai alasan Walikota Medan mengenai pergi ke luar negeri untuk berobat.

TIM