Update Merah Pitih, Sehari jelang Event Internasional Kerinci 100, Jumat 3/4 Bupati Kerinci Monadi bersama Kadispora, Kadis Parowisata dan beberapa pejabat lainnya tinjau langsung rute yang akan dilewati oleh pelari lintas alam lokal dan berbagai daerah serta dari mancanegara.

Peninjauan ini tak sekedar memantau kesiapan panitia beserta fasilitas yang dibutuhkan termasuk rute yang akan dilintasi. Namun sekaligus guna menyuport dan mengajak seluruh masyarakat terutama berada dikawasan sekitar untuk bisa menyukseskan Event Kerinci 100 yang pertama kali digelar di Kerinci.

Event Internasional yang digelar adalah karena berkat kepiawaian Monadi Bupati Kerinci beserta ladyng sektor terkait dalam menggandeng F One Sport selaku penyelenggara resmi lari lintas Alam berkelas dunia Internasional.

Tentunya, selain bentuk kegiatan olah raga Kerinci 100 juga merupakan upaya dan kesempatan emas bagi daerah untuk memperkenalkan panorama wisata alam yang indah dengan lintasan menantang di tengah hamparan Kebun Teh, Rawa Bento dan Danau Gunung Tujuh.

Sekaligus guna mempromosikan Sumber Daya Alam hasil produksi pertanian dan perkebunan yang tumbuh subur dengan kualitas dan produktifitas melimpah dari kawasan kaki Gunung Kerinci notabenenya gunung tertinggi Sumatera dikenal dengan cerita klasiknya hutan belantara dihuni oleh manusia jadi jadian Harimau berlesung pipi yang tau siragi bunga dan bisa menghidup sibatang layu.

Dikatakan oleh Monadi Bupati Kerinci bahwa keindahan alam Kabupaten Kerinci kembali menjadi sorotan dunia melalui event lari lintas alam internasional Kerinci 100 karena ajang ini akan diikuti oleh para pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga dari berbagai negara di dunia.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan event bergengsi ini dengan menjadi tuan rumah yang ramah, menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan.

“Momentum ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga kesempatan emas untuk memperkenalkan pesona alam, budaya, dan keramahan masyarakat Kerinci kepada dunia”, singkat Bupati Monadi sambil memilin ujung kumis tebal rupawannya yang terlihat semakin menawan dan aduhainya melampau biboi.

Sementara itu, Kadis Pora Kerinci Asril SPd menyampaikan bahwa rute, keamanan fasilitas disiapkan untuk lari lintas alam kawasan gunung Kerinci yang berada diketinggian 4.805 MPDL telah memenuhi syarat dan kriteria untuk bisa menjadi tuan rumah lari lintas Alam berkelas dunia Internasional.

Ia juga menyampaikan bahwa untuk pesertanya juga harus memenuhi persyaratan ketat mulai dari umur, kesehatan termasuk melampirkan kualifikasi pengalaman dan dokumen KTP atau paspor untuk WNA.

“Untuk itu, diminta kepada seluruh masyarakat agar bisa ikut menyukseskan Event Kerinci 100 dengan pelayanan dan kenyamanan optimal yang diberikan selaku tuan rumah, hingga ajang olahraga ini berpotensi besar dalam mempromosi dan memperkenal daerah Kabupaten Kerinci sebagai daerah Wisata Mancanegara yang memiliki kualitas dan hasil produktifitas pertanian serta perkebunannya yang melimpah,” singkat Asril Kadis Pora, Kerinci.@Yd,Yid,Yi