Update Merah Putih, Beberapa hari jelang Idul Adha 1447 H Kabupaten Batang Hari, Jambi kembali meraih penghargaan. Senin 25/5 Bupati Mhd.Fadhil Arief menerima Penghargaan Pada Acara Puncak “Festival Tunas Ibu Nasional Tahun 2026”.

Penghargaan bergengsi yang diterima oleh Kabupaten Batang Hari sebagai Daerah Peduli Bahasa Ibu yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Bupati Batang Hari M Fadhil Arief raih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah menjadi satu-satunya kepala daerah di Provinsi Jambi yang menerima apresiasi dari Kemendikdasmen.

Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen, dedikasi, dan kontribusi nyata pemerintah daerah dalam program Revitalisasi Bahasa Daerah (Bahasa Melayu Jambi), berlangsung di Gedung Garuda, Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen, Depok.

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026 yang mengusung tema “Suara Tunas Bahasa Ibu dalam Pendidikan Multibahasa” merupakan agenda Nasional yang bertujuan memperkuat pelestarian bahasa daerah melalui keterlibatan Pelajar, Guru, pemerintah daerah, serta masyarakat.

Selain penyerahan penghargaan revitalisasi bahasa daerah, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penampilan seni budaya dan pertunjukan bahasa daerah dari seluruh Indonesia.

Pada kegiatan Nasional tersebut, Kab. Batang Hari juga datang bersama rombongan siswa/i dari SDN 25/I Muara Tembesi, SDN 20/I Pemayung,SDN 131/I Jangga Baru, SDN 47/I Rantau Kapas Mudo, SDN 58/I Rambutan Masam dan SMPN 3 Batang Hari, SMPN 31 Batang Hari, siswa/i bersama peserta didik dari berbagai daerah di Indonesia dalam rangka Semarak Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026.

Dikatakan oleh Bupati Batang Hari M Fadhil Arief bahwa bahasa ibu tak sebatas symbol dan pemersatu semata. Tapi juga bagian dari keberagaman Indonesia terdiri dari beribu pulau dan bahasa.

Ia juga menyampaikan bahwa agenda Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026 merupakan gambaran bahwa arah pendidikan kita menghargai keberagaman identitas dan budaya.

“Kita memberi apresiasi dan menyuport pelaksanaan FBIN 2026, dan penghargaan yang diterima oleh Batang Hari merupakan bentuk tradisi serta budayanya yang tumbuh dan berkrmbang di Bumi Serentak Bak Ragam,” ujar Bupati Fadhil Arief.

FTBIN 2026 yang dihadiri oleh Wamen Pendidikan dasar dan Menengah Prof. Atip Latipulhayat,.S.H,.LL.M,.PH.d juga diikuti oleh perwakilan 78 bahasa daerah dari berbagai penjuru Indonesia, serta 59 peserta mandiri dari 14 provinsi turut ambil bagian dengan pendamping lebih dari 150 orang yang terdiri atas unsur dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, hingga orang tua.@Yd,Yid,Yi dan Riles.