KERINCI – Pemerintah desa se-Kecamatan Air Hangat Barat menggelar panen jagung serentak sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian guna meningkatkan produksi pangan lokal secara berkelanjutan.
Panen jagung tersebut dihadiri langsung oleh Camat Air Hangat Barat, Irpelita, S.Pd, bersama jajaran staf kecamatan. Turut hadir Kapolsek Air Hangat beserta personel kepolisian, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta pendamping desa yang selama ini aktif memberikan dukungan kepada pemerintah desa dan masyarakat.
Ketua Forum yang juga Kepala Desa Koto cayo Suharto, menegaskan bahwa kegiatan panen jagung serentak ini mencerminkan komitmen kuat desa-desa dalam menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama perekonomian masyarakat.
“Panen jagung serentak ini bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi menjadi bukti nyata keseriusan desa dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kami melihat potensi pertanian di wilayah ini sangat besar, dan dengan pengelolaan yang baik, hasilnya mampu memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Suharto.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan panen yang mencapai sekitar 90 persen merupakan hasil dari kerja sama lintas sektor.
“Capaian ini tidak lepas dari sinergi yang solid antara pemerintah desa, kelompok tani, aparat keamanan, serta pendamping desa. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian melalui inovasi dan pendampingan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Selain memperkuat ketersediaan pangan lokal, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa melalui hasil pertanian yang produktif dan bernilai ekonomi.
Sementara itu, Camat Air Hangat Barat, Irpelita, S.Pd, memberikan apresiasi atas inisiatif dan kerja keras pemerintah desa serta masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.
“Kegiatan ini merupakan contoh positif kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Kami berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mendukung ketahanan pangan,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat, panen jagung serentak ini diharapkan menjadi langkah penting menuju kemandirian pangan serta mendorong pembangunan desa yang lebih maju dan sejahtera.(EL)







