Update Merah Putih, Digdayanya kepemimpinan Alfin Azhar membuat Kota Sungai Penuh tak luput dihiasi oleh debut pembangunan menakjub mana kala umumnya Kepala daerah masih terkesan lino read-terlena dalam sinetron klasik dengan judul “Nasibnya badan”, karena ketika memulai kepemimpinannya langsung diterpa oleh adanya kebijakan pemangkasan anggaran oleh Pemerintah Pusat.

Hingga, hanya Kepala Daerah memiliki keseriusan dan kesanggupan loby maupun akses luas yang bisa terlepas dari jeratan gunjingan publik zaman tarakinai read-now dikenal bukan main biasnya ketika memantau dan menyimak perkembangan dan kemajuan bisa digelar setiap Kepala daerah.

Dengan beriliannya diawal tahun pertama Pemerintahan Alfin Azhar Kota Sungai Penuh secara beruntun mamp mengatasi persoalan banjir dan masalah sampah notabenenya persoalan mengarat daerah kerab dijadikan konsumsi politik guna menjatuhkan serta merusak nama baik Wako dan Wawako yang berkuasa.

Secara gesitnya pula, Alfin Azhar tak hanya langsung mencanangkan program RKE sebagai TPSA berbasis ramah lingkungan dengan segala sarana dan fasilitasnya mulai dibangun oleh Pemkot. Bahkan, Pemkot juga kejar bola bagi penguatan normalisasi sungai maupun bandar dan pengairan demi antisipasi banjir.

Diawal Pemerintahannya juga Alfin Azhar menunjuk kedewasaannya tanpa langsung menggelar rotasi maupun mutasi pejabat lazimnya tabiat aduhai dengan ada apanya dong ditunjuk oleh setiap Kepala Daerah yang baru dilantik. Tapi, dengan wibawanya Alfin Azhar menyuport dan memberi kesempatan kepada tiap pejabat eselon untuk berinovasi dan berkolaborasi dengan segala produktifitas kerja yang harus diwujud.

Kemudian, dengan langgengnya Alfin Azhar masih sempat mewujudkan janji politiknya bagi kemajuan sektor pendidikan dengan meluncurkan pengadaan baju sekolah gratis, termasuk kepeduliannya sektor kesehatan dengan meluncurkan BPJS.

Kepeduliannya terhadap sektor kesehatan langsung ditindak lanjut oleh Ketum PKK Kota Sungai Penuh Ny Sri Kartini Alfin dengan mencetus program 3 S (sebutir telur, segenggan beras dan seribu rupiah) tak henti didukung oleh Ketua GOW dan Ketua DW bagi suksesnya penanggulangan stunting.

Selanjutnya, Alfin Azhar sukses menunjuk ketangguhannya dalam sektor peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus mengobati keputus asaan masyarakat terkait pembangunan Pasar Beringin yang sudah berkali tertunda, dengan berhasil merenggut anggaran 48 M lebih untuk pembangunan Pasar Beringin Jaya yang sedang berlangsung.

Hebatnya lagi, dalam menunjuk dukungannya terhadap sukses program nasional terutama bagi ketahanan pangan masyarakat, Alfin Azhar bersama dinas dan ladyng sektor terkait tak henti disibukkan perjuangan bagi pembangunan irigasi dan pengairan pertanian masyakat.

Begitu pula dukungannya terhadap kebijakan efisiensi yang diterapkan secara nasional. Pemerintahan Alfin Azhar tak sekedar menggelar perampingan kabinet semata, malah diikuti dengan ketegasan bahwa setiap dinas dan pejabat eselonnya akan dievaluasi dengan pertanggung jawaban sejauhmana produktifitas dan kontribusi kerja yang bisa dibuatnya untuk daerah yakni peningkatan kesejahteraan ekonomi rakyat dan PAD.

Untuk itu, diharapkan kepada seluruh manusia jenis cap mau selaku tunggu negeri penguninya larik dan dusun maupun yang berlabel hilang dilamang karena merasa terbuang jauh agar senantiasa menunjuk komitnya mendukung stabilitas daerah demi suksesnya Alfin Azhar memperjuang dan mengegolkan setiap program pembangunan yang dicanang dan akan digelarnya bagi kemajuan daerah menuju Kota Sungai Penuh Juara. Amin semoga, Penulisnya katakan sajalah orang jauh tapi dekat dihati namanya @Yd,Yid,Yi dan Riles