Update Merah Putih, Guna menyongsong masa depan dengan pertanian yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan dalam memantapkan Batang Hari Lumbung Pangan Provinsi Jambi, maka Pemerintah Kabupaten Batang Hari menargetkan perluasan tanam padi sawah di tahun 2026.
Target perluasan cetak sawah baru seluas 8000 hektare yang tersebar di 7 Kecamatan dalam Kabupaten Batanghari tersebut melebihi luas cetak sawah baru pada tahun sebelumnya sebanyak 2000.
Pemerintah Kabupaten Batang Hari optimis dapat terealisasi, dengan maksud memperkuat ketahanan pangan dan tercapainya swasembada pangan di kabupaten Batanghari sebagaimana dilansir oleh Media Online Hallo Indonesia News.
Lantaran, secara khusus Kabupaten Batang Hari menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan, yang sering dirangkum dalam visi “Batang Hari Tangguh” (Terdepan, Agamis, Nyaman, Gotong Royong, Amanah, dan Harmonis).
Dikatakan oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Batang Hari, Roma Uliana bahwa pembangunan ribuan hektare lahan sawah baru akan difokuskan di tujuh kecamatan dari total delapan kecamatan di kabupaten Batanghari.
“Luas tanam padi sawah tahun 2026 kita targetkan mencapai 8.000 hektare dan akan tersebar di tujuh kecamatan, selain kecamatan bajubang yang potensi tidak memungkinkan untuk cetak sawah” katanya.
Menurutnya, peningkatan target ini didukung oleh sejumlah faktor, diantaranya, wilayah yang memungkinkan untuk melakukan pola tanam dua kali dalam setahun. serta dukungan dari pemerintah pusat, menjadi pendorong optimis pencapaian target swasembada pangan, melalui bantuan benih padi.
“Dengan adanya bantuan benih dari pemerintah pusat serta program cetak sawah rakyat, kita optimistis target ini bisa tercapai,” sebutnya.
Sementara itu, Bupati Batang Hari M. Fadhil Arief ketika dihubungi oleh awak Media Update Merah Putih Via HP membenarkan bahwa pada tahun 2026 ini Batang Hari menggelar program cetak sawah baru seluas 8000 hektar.
Ia juga menambahkan bahwa program tersebut bentuk komitmen Batang Hari memantapkan langkah untuk menjadi lumbung pangan di Provinsi Jambi melalui peningkatan kualitas dan kuantitas produksi pertanian.
“Batang Hari memantapkan langkah untuk menjadi lumbung pangan di Provinsi Jambi melalui peningkatan kualitas dan kuantitas produksi pertanian secara optimal dan Keberlanjutan: Fokus pada optimalisasi penggunaan alat mesin pertanian (Alsintan) dan perlindungan lahan pertanian produktif termasuk pembangunan cetak sawah baru untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian,” pungkasnya.@Yd,Yif,Yi dan Riles.







