Update Merah Putih, Insan Pers liputan Kerinci boleh berlega. Berkat kebijakan Bupati Kerinci Monadi Via Kadis Kominfo Yuldi Chandra telah memberi angin segar bagi kinerja Pers dengan besar anggaran ditingkat menjadi 200 ribu rupiah untuk satu berita.

Kepedulian ini tak sekedar bentuk maunya Pemkab Kerinci menggelar kemitraan dengan kalangan Pers. Tapi diharapkan juga berkat tupoksi Pers dalam mendukung terselenggara peningkatan serta perubahan benar benar ampuh dan efektif bagi kemajuan daerah.

Tercatat 104 jumlah Media Online termasuk media cetak dengan nama Media yang cukup keramat dan aduhainya telah terdaftar secara online di Dinas Kominfo disertai angguk baiyo iyonya read-sepakat masing wartawannya untuk menggelar kemitraan secara apik dengan Pemkab Kerinci.

Dikatakan oleh Kadis Kominfo Kerinci Yuldi Chandra bahwa kepedulian dari bupati Kerinci membangun kemitraan dengan Pers merupakan terobosan untuk kemajuan daerah sebagaimana tupoksi dari Pers notabenenya pilar keempat demokrasi dan pembangunan.

Ia juga menyampaikan disebut Pers adalah dua garis sejaja dengan eksistensi pacunya mesti berimbang antara bagaimana terbentuk wartawan yang profesional dalam pemberitaan dan terbangunnya Media yang solid dalam usahanya.

“Adanya kebijakan Pemkab Kerinci menaikkan nilai sebesar 200 ribu rupiah untuk satu buah berita, diharap kualitas pemberitaan meningkat dan eksisnya Media terselenggara,” harapnya.

Guna bisa terbangun kemitraan saling membangun katanya diantara langkah yang diambil oleh Pemkab Kerinci adalah mendorong rekan Pers untuk ikut langsung menggelar liputan terutama menyangkut agenda penting dan resmi daerah.

“Bila realita lapangan telah diketahui, dipahami dan dikuasai dengan jelas, maka faktanya bisa utuh disaji dalam berita maupun siaran berdasar sidut pandang masingnya. Bukan lagi upaya membangun budaya klasik berduyun menyodor Copas ketika datangnya masa pencairan,” terangnya.

Yuldi Chandra juga mengakui sampai saat ini ketersediaan anggaran daerah belum bisa optimal menggelar pembinaan wartawan dan pengembangan usaha Pers sebagaimana diharapkan, terutama pelatihan maupun study banding.

Ia berharap adanya dukungan dari kalangan Pers keberlangsungan anggaran tiap tahunnya bisa memadai, karena kerja Pers mencajup semua sektor dan lini daerah yang harus ditingkat dan dikembang.

“Ya, dinas Kominfo sangat menyadari terkait minimnya anggaran Pers bagi kemajuan wartawan dan usaha Persnya. Namun, kita tetap berupaya menerap prisip bagaimana kinerja Pers tetap berjalan sambil berbenah diri, terutama ketika masing diri menyebut dan disebut wartawan wajib menguasai tekhnik dasar wawancara dan menulis ataupun menyiar,” pungkasnya.@Yd,Yid,Yi dan Riles